Pages

Wednesday, December 19, 2012

Dokter dan Permasalahan Bangsa

Dr. Mik, panggilan dari dr. Ario Djatmiko, adalah seorang ahli bedah. Beliau memiliki pandangan bahwa cendikiawan harus bisa menjadi ujung tombak sebuah kemajuan, terutama di Indonesia. Oleh karena itu, dr. Mik selalu menyampaikan opininya tentang semua permasalahan yang ada di Indonesia. Semua opininya yang terbit di Jawa Pos, dikemas menjadi satu, di dalam bukunya yang berjudul Dilema Bangsaku.


Foto sampul Dilema Bangsaku: Pandangan Seorang Dokter

Buku Dilema Bangsaku, mengajak kita untuk bersama-sama memikirkan masalah yang melanda Indonesia. Tidak hanya itu, buku ini mengajak kita untuk melakukan suatu tindakan yang berarti bagi kemajuan bangsa kita. Tindakan besar diperlukan untuk mengubah bangsa ini menjadi lebih baik, menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, dan disegani oleh bangsa atau negara lain di dunia.

Dr. Mik, meski seorang dokter, tidak hanya membahas masalah kesehatan, tapi juga masalah sosial, ekonomi, hukum, politik, pendidikan, dan lain-lain. Semua masalah dilihat dari sudut pandang seorang dokter, sehingga tulisan yang disampaikan begitu menggugah hati, memberikan refleksi yang nyata permasalahan di Indonesia. Selain beropini, dr. Mik juga telah melakukan tindakan yang berarti, tentunya sesuai dengan kemampuan seorang dokter, yaitu dengan mendirikan rumah sakit khusus kanker, bernama Rumah Sakit Onkologi Surabaya (RSOS), dan menghidupkan kembali Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jawa Timur. Ternyata, dr. Mik sudah memberikan contoh sebuah tindakan yang nyata dan bermanfaat.

Last, do the best and be the best!

Monday, December 17, 2012

Make Your Desktop Beautiful

Ada banyak sekali software yang bisa mempercantik tampilan desktop. Aplikasi yang mudah digunakan adalah Rainmeter. Selain itu, aplikasinya gratis dan ringan. Untuk tutorial, ada di Getting Started - Rainmeter 2.4 Manual. Langkah lain bisa dilihat di majalah PCMedia edisi 10/2010.

Aku mencoba memakai tema MechWarrior, seperti tutorial di PCMedia 10/2010, dengan sedikit perubahan di beberapa bagian. Dan hasilnya seperti ini:
Menurutku, itu masih banyak yang kurang, seperti suhu CPU yang tidak terukur dengan jelas, indikatornya tidak berubah. Untuk launcher aplikasi, aku pakai RocketDock, sebagai ganti dari shortcut yang terbuang.

Selamat mencoba!

(src: PCMedia)

Wednesday, December 12, 2012

Ubuntu Restricted Extras

Ubuntu itu unik, beda kayak Windows. Aku pernah coba pake Ubuntu, terus aku kasih tau ke temenku. Temenku malah ngira kalau Ubuntu itu usus buntu. Sekedar tau aja, Ubuntu itu sistem operasi, sejenis kayak distro Linux yang lain. Gratis pula. Aku suka barang yang bagus dan gratis. Waktu booting singkat, kinerja optimal, tampilan oke, bebas virus (gak perlu antivirus), downloadable, dan gratis.

Bagi pengguna Ubuntu yang masih pemula, awal-awal memang agak susah. Dan ada satu lagi yang terasa mengganjal pas baru pakai Ubuntu, gak bisa muter lagu atau video, padahal sudah ada music player dan video player. Pas pertama pake Ubuntu, aku juga bingung, kan masih pemula. Tapi aku nemu solusinya. Ternyata, Ubuntu perlu menginstal Ubuntu Restricted Extras.

Ubuntu restricted extras akan menambahkan codec multimedia yang memang tidak disertakan dalam instalasi Ubuntu. Dengan memiliki Ubuntu restricted extras, file seperti mp3, avi, dll bisa dimainkan. Ubuntu restricted extras sudah tersedia di Ubuntu Software Center. Tinggal download dan install. Bisa kan? Kalau masih belum bisa juga, silakan laptop atau komputernya dibawa ke tukang reparasi terdekat.

Ok, semoga bermanfaat. Klo ada salah, aku minta maaf. Terima kasih...

(src: Buku Pintar Ubuntu)

Wednesday, November 28, 2012

Desain Eksterior

Pelajaran Seni Budaya di sekolahku sekarang bukan lagi seperti namanya. Justru yang dipelajari adalah seni menggambar ala arsitek. Gambar perspektif, proyeksi, proyeksi skalar, dan yang terakhir ini adalah desain eksterior.

Desain eksterior. Aku kira ini hal yang mudah. Tapi ternyata, di luar dugaan. Aku merasa justru lebih mudah menggambar secara perspektif atau proyeksi. Gambar perspektif bisa dibilang bukan kegiatan menggambar. Terus? Kalau menurutku, perspektif atau proyeksi itu kegiatan menggaris! Dari sini, ditarik garis lurus ke sana, dari sana ke situ. Simpel. Tapi kalau gambar desain eksterior, perlu kreativitas yang tinggi. Mengisi lahan kosong dengan sesuatu yang dinilai berguna atau artistik. Pas ada lahan kosong, aku bingung mau diisi apa itu lahan. Pohon? Kolam? Gazebo? Playground?

Terlepas dari semua kebingungan itu, aku berusaha membuat desain rumah beserta tamannya sebagus dan seindah mungkin. Meski tak seindah desain buatan teman-temanku, aku tetap senang dan enjoy melakukan ini semua. Yang namanya pelajaran itu tidak ada yang tidak berguna. Thanks for my friends!

Ini desain eksterior yang sudah aku buat:



Masih banyak yang perlu diperbaiki. Bila ada yang ingin memberi kritikan atau masukan, silakan, hal itu sangat berarti bagiku.

Ok, semoga bermanfaat. Klo ada salah, aku minta maaf. Terima kasih...

Wednesday, November 21, 2012

Shoot 'Em All

Alhamdulillah, baru seminggu belajar, aku sudah bisa buat game. Game-nya aku kasih nama Shoot 'Em All. Keren kan? Aku buat game itu pake aplikasi yang namanya Kodu Game Lab. Aplikasi besutan Microsoft itu memang bagus, kamu bisa buat game dengan genre apa saja. Hanya saja, aplikasi itu harus pake logika, buat ngatur program yang bakal dijalanin. Secara overall, semua lumayan baik.

Tentang game yang aku buat, Shoot 'Em All, seperti namanya, tipe shooter, kayak tembak-tembakan gitu. Ceritanya, ada dua kubu, kubu putih (yang baik) dan kubu hitam (jahat). Kubu putih (cuma 1 karakter) musti mengalahkan semua musuhnya dan pulang ke rumahnya. Simpel dan gak ribet. Klo mau main, silakan di-download di Kodu | Shoot 'Em All. Tapi sebelum main, harus punya Kodu Game Lab. Klo gak punya, bisa di-download di situsnya, gratis.

Game yang di-download dari Kodu, bisa di-edit seperti yang kita suka. Jadi, kamu bisa download Shoot 'Em All dan mengubah isinya. Klo ada yang kurang, bisa ditambahi.

Ok, sekian tulisanku. Klo ada salah, aku minta maaf.